Butuh Berapa Jam Agar Seseorang Bisa Berteman ?

Butuh Berapa Jam Agar Seseorang Bisa Berteman ?

Dalam kehidupan seseorang hendaknya memiliki lingkungan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Maka dari itu dihadirkan seseorang yang disebut dengan teman. Untuk menjalin hubungan pertemanan juga ada tahapan khusus yang harus dilalui seseorang karena dengan berkenalan maka kita akan tahu. Namun butuh berapa lama agar seseorang bisa berteman ?

Gak semua orang bisa dengan nyaman kamu jadikan teman. Buat kamu yang akan memulai hidup di tempat baru, mungkin ada kalanya memikirkan berapa waktu yang kamu butuhkan untuk punya teman. Karena hidup sendiri bisa memicu anda stress juga. Pada dasarnya hidup di dunia ini kita saling membutuhkan satu sama lain.

Dan menurut para ahli dan beberapa sumber, salah satunya adalah Jeffrey Hall, seorang peneliti komunikasi interpersonal dari University of Kansas menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan seseorang untuk bisa berteman.

  1. Butuh waktu 50 jam waktu bersama untuk menjadikan seseorang sebagai teman biasa
  2. Perlu 90 jam untuk menganggap seseorang sebagai teman dengan nyaman
  3. Butuh juga waktu 90 jam untuk seseorang yang dapat mengganggap kamu sebagai teman dekat
  4. Ada juga kecenderungan seseorang untuk mencari teman baru saat berpindah ke tempat baru juga
  5. Kamu punya waktu 3-4 bulan untuk menjalin pertemanan dengan orang lain atau kemungkinannya kamu gak akan pernah bisa mewujudkannya

Nah dari pembahasan di atas urutan yang kelima adalah waktu yang sudah paling pas jika ingin menjalin hubungan dengan seseorang. Namun ketika kamu mencoba memulai hubungan pertemenan diluar waktu 3 atau 4 bulan mungkin kamu tidak akan bisa mewujudkannya atau tidak akan pernah bisa mempunyai teman.

Karena menurut penelitian jika waktu itu melebihi dari 90 hari, itu akan berdampak pada diri kamu yang tidak bisa berdamai dengan keadaan dan kehidupan social. Dalam hidup memang punya teman sebanyak-banykanya juga baik dan kamu juga berhak memilih mana yang akan membuat kamu nyaman dan bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *