Arsip Kategori: Kisah-kisah inspiratif

Mau Jadi Gelas Atau Telaga?

Setiap orang pasti memiliki masalah, baik masalah besar maupun kecil. setiap orang juga memiliki kelapangan dan kesabaran, namun tingkatannya berbeda, apakah memiliki tingkatan kesabaran tinggi atau rendah, namun semua tergantung kepada individu masing masing, karena setiap orang memiliki pengendali sendiri sendiri.Berikut ini ada sebuah kisah yang sangat menarik tentang seorang anak kecil yang akan menyelesaikan masalah sendiri atau hanya ingin berlarut larut dalam masalah. Pada suatu hari di hari aktif sekolah seorang anak duduk didalam kelas mendengarkan guru namun sepertinya pikiran dan perasaannya tidak di kelas, guru tersebut melihat seperti kesedihan dan kekhawatiran anak dari raut muka dan tingkahnya.

gelas-telaga

Setelah pelajaran selesai, guru segera memanggil anak keruangan kantor, disana guru tersebut bertanya “hai nak, kenapa engkau murung dan terlihat sangat sedih?” maka sang anak menjawab “ada sesuatu masalah yang sedang menimpa ku guru”, kemudian sang guru tidak memberi sebuah nasihat atau ucapan untuk menghibur, beliau mengambil segenggam garam dan satu gelas air putih, dihadapan anak tersebut guru berkata “ coba lihat nak, ini adalah satu genggam garam, ibaratkan sebagai masalah yang sedang kau hadapi, sedangkan satu gelas ini adalah hatimu, maka aku akan meletakkan satu genggam garam ini kedalam satu gelas air putih, silahkan kamu minum nak” guru meletakkan segenggam garam kedalam satu gelas air putih dan menyuruh anak tersebut meminumnya, setelah meminum maka sang guru bertanya “bagaimana rasanya nak?” sang anak  menjawab “sungguh luar biasa asin”. Selanjutnya anak tersebut diajak jalan jalan oleh sang guru, tibalah di sebuah telaga, guru mengambil satu genggam garam lagi, kemudian menaburkannya ke dalam air telaga tersebut, dan menyuruh anak tersebut meminum air telaga, guru berkata “bagaimana rasanya nak?” sang anak menjawab “ segar, tidak asin sama sekali”.

Setelah sang guru dan anak tiba disekolah, maka diruangan guru tersebut menerangkan bahwasanya manusia punya pilihan, mau bersikan seperti gelas atau seperti telaga, beliau berkata “hai anakku, jadilah hatimu ini seluas telaga, karena sebanyak apapun masalah atau garam ditaburkan kedalam hatimu, maka hatimu tetap tenang, jangan jadikan hatimu seluas gelas, diberi segenggam garam atau masalah langsung ciut dan berkecil hati, merasa sedih sepanjang waktu”, mendengar keterangan dari gurunya tersebut maka sang anak sadar, bahwa masalah bisa saja datang dalam wujud masalah besar maupun kecil, namun semua masalah tidak aka nada artinya jika kita memiliki hati seluas telaga, sebanyak apapun genggaman garam yang ditaburkan, hati akan tetap tenang, tidak ada kesedihan yang berlarut larut. Dengan adanya kisah diatas maka bisa disimpulkan bahwa menjadi orang sedih atau senang, yang bisa memilih hanyalah diri kita sendiri.

Mendalami Arti Bersyukur dari Orang Orang Hebat

Tuhan telah memberikan segala sesuatu kepada manusia, berupa anggota tubuh yang bisa digunakan untuk melakukan segala aktifitas, seperti hujan yang akan menyirami tanaman agar mampu tumbuh dan berbuah, memberikan sinar matahari untuk kehidupan dunia, dan masih banyak lagi segala macam yang tuhan berikan kepada makhluknya. Namun apakah kita pernah bersyukur? Berterimakasih kepadnya karena telah memberikan segala hal yang kita perlukan, menerima segala sesuatu baik itu musibah atau karunia. Pernahkah kita bersyukur?. Ada banyak wujud bersyukur yang bisa kita lakukan, seperti bersyukur dalam bentuk ucapan, bersyukur dalam bentuk budi pekerti dan akhlak, selalu menolong orang orang yang kesusahan dibawah kita, selalu semangat dan berjuang juga merupakan sikap dari syukur, karena kita mampu berjalan maju bukannya menangisi keadaan.

bersyukur

Ada banyak kisah yang mengharukan yang pantas kita teladani, khususnya kisah kisah orang yang senantiasa bersyukur atas segala keadaan dan kondisi yang diterimanya. Diantara kisah tersebut adalah kisah seorang penjual rujak, pada suatu hari ada penjual rujak yang berteduh diemperan toko, pemiliki toko yang sedang cemas menantikan pembeli menyapa sang penjual rujak, pemilik toko bertanya “ kalau hujan dagangannya laris tidak pak?, sang penjual rujak berkata “kurang laris bu”, sang pemilik toko “ terus bagaimana pak dagangannya, dibuang ya? Wah bapak rugi dong”, sang penjual rujak “dagangannya yang mudah busuk saya berikan ke tetangga bu, biasanya tetangga juga seneng, kalau yang tidak mudah busuk saya simpan lagi, iya rugi tapi saya yakin bahwa rizki sudah ada yang mengatur, jika hujan berarti saya diberi kesempatan untuk lebih beribadah kepada Allah”. Mendengar dari jawaban sang penjual rujak pemiliki toko langsung termangu, selama ini dia cemas menantikan pelanggan jika hujan tidak segera reda, sedangkan penjual rujak yang selalu mendorong gerobaknya dan kehujanan jika hujan malah bersyukur atas segala sesuatu yang dialaminya.

Setiap orang memang memiliki masalah sendiri sendiri, namun hanya beberapa orang saja yang mampu bersyukur atas segala masalah yang dialaminya. Kisah inspiratif lainnya adalah tentang seseorang yang hidup berdua dengan sang ibu saja, merupakan warga negara luar yang memiliki keterbatasan fisik yaitu tidak memiliki kedua tangan untuk beraktifitas, sang ayah sudah meninggal, sedangkan saudara lainnya pergi dan tidak ada kabar, namun dengan keterbatasan tangannya dia masih memiliki semangat untuk berjuang hidup dan merawat ibunya yang sudah tua renta, ibunya lumpuh dan harus memerlukan bantuan darinya setiap hari. Walaupun keadaannya seperti itu semangat untuk berjuang terus membara, setiap hari ia pergi untuk mencari makan, berladang, memasak dan menyuapi ibunya. Sungguh mengharukan orang orang yang mampu bersyukur dan tegar menghadapi keadaan dan masalah yang dideritanya.

Pendidikan Sejak Kecil

Keluarga bagi seorang anak adalah pendidikan pertama sebelum masuk sekolah formal, sehingga peran orang tua dalam mendidik anak sangatlah penting. Bagi anda yang masih punya anak kecil maka mulai sekarang jadikan dan kenalkan akhlak dan perilaku yang baik, sehingga ketika sudah dewasa menjadi kebiasaan. Namun jika sejak kecil dididik secara tidak benar, niscaya ketika dewasa susah untuk dididik dengan benar. Contoh mudahnya adalah dalam hal belajar tulis menulis, seorang anak kecil sangat mudah belajar menulis, otaknya masih sangat cerdas belum memikirkan hal hal lain, namun berbeda jika orang yang sudah tua kita ajarkan baca tulis, yang ada malah marah marah, seperti sebuah syair berkata bahwa belajar diusia muda seperti menulis diatas batu, sedangkan belajar diusia senja atau tua seperti menulis diatas air. Oleh sebab itu sebelum anak anda terjerumus dalam pergaulan luar, ajari dan biasakan untuk hidup dalam kebaikan.

pendidikan

Berikut ini ada sebuah kisah yang sangat inspiratif bagi orang tua yang memiliki anak, diceritakan pada suatu hari seorang anak yang bernama akhmad pergi bersama ayahnya kekebun, ada banyak macam tumbuhan yang tumbuh dan berkembang di kebun tersebut, kemudian ada satu pohon yang menarik perhatian akhmad, yaitu bunga mawar yang bengkok, akhmad penasaran dan bertanya kepada ayahnya “ayah, kenapa mawar ini bengkok?”, ayah berkata “itu kesalahn tukang kebun yang biasa merawat kebun ini, karena tidak dirawat sejak kecil maka bengkok”, sang akhmad berkata lagi “kan tinggal dilurusin saja ayah”, sang ayah tertawa dan berkata “ ketika pohon mawar sudah tua atau besar. Maka akan sulit sekali jika diluruskan, yang ada batang yang bengkok malah akan patah, karena telah tumbuh dahan dan kulit yang kuat”. dari cerita diatas maka bisa disimpulkan bahwasanya anak yang diibaratkan seperti pohon mawar yang sejak kecil tidak dirawat maka besarnya akan bengkok, atau berperilaku jelek, ketika tuanya akan diluruskan maka akan sulit dilakukan, begitu juga dengan orang yang dewasa jika ada yang meluruskan ketika salah malah akan marah marah.

Oleh sebab itu bagi anda orang tua yang akan atau sedang memiliki anak kecil, didiklah anak tersebut sejak kecil, hingga menjadikannya suatu kebiasaan. Ajari dan biasakanlah anak kecil berbuat baik dan belajar tentang agama, dengan begitu dewasanya akan menjadi seorang yang berguna dan bertaqwa, namun sebaliknya, jika dibiarkan sejak kecil, misal saja hari ini dibiarkan tidak sholat maghrib, akan tambah tidak sholat isya, besoknya lagi subuh, hingga sholat duhur dan bulan depannya lagi akan terbiasa meninggalkan sholat lima waktu, jadikan dan ajari anak dalam kebiasaan yang baik dan benar, sehingga tumbuh menjadi anak yang dibanggakan.

Perspektif Yang Luar Biasa

Sudut pandang atau dikenal dengan nama perspektif itu berbeda beda, setiap kepala orang memiliki perspektif yang berbeda beda, sehingga janganlah memandang sesuatu atau menerima pendapat dari satu orang saja. cobalah untuk memandang dari berbagai sudut sehingga akan tampak bahwa kebijaksanaan akan terwujud. Contoh mudahnya adalah seorang pengemis yang meminta kepada orang lain karena dirinya dan anaknya belum makan sama sekali sejak tiga hari yang lalu, jika anda melihat sudut pandang dari orang yang dimintai uang oleh pengemis maka akan berfikir “enak sekali hidup orang ini, tidak bekerja, tapi sangat mudah meminta uang kepada orang lain”, sedangkan sudut pandang orang pengemis maka ia berkata “sudah tiga hari tidak makan, apa tidak ada orang yang mau berbelas kasihan kepada saya”, sedangkan orang lain yang melihat akan berkata “kasihan sekali pengemis itu, tapi enak juga ya hidupnya tinggal meminta minta kepada orang lain” dan diliar sana setiap orang yang melihat kejadian tersebut pasti memiliki pemikirannya sendiri sendiri.

perspektif

Dari cerita diatas anda bisa melihat bahwa banyak sekali pemikiran orang yang berbeda beda, tergantung dari isi kepala setiap orang. Dan cobalah untuk berfikir yang akan membawa kebijaksanaan, misal saja anda menawari pekerjaan untuk pengemis agar iya mendapatkan gaji dan mampu untuk memenuhi makan mereka, atau bisa juga dengan cara yang lain yang lebih  bijaksana. selain cerita diatas ada juga cerita lain yang sangat menarik. Menceritakan tentang keluarga miskin dan keluarga kaya, dikisahkan ada seorang ayah dari keluarga kaya yang ingin memperlihatkan kepada putranya betapa kaya keluarga mereka, maka diajaklah sang anak untuk pergi kesebuah kampung yang disana hiduplah keluarga miskin.

Ayah yang merasa dirinya kaya tersebut membawa anaknya untuk berlibur beberapa hari dirumah yang paling miskin menurut ayahnya. Setelah beberapa hari tinggal disana dan berkeliling melihat perkampungan tersebut, akhirnya mereka kembali ke rumah. Setelah sampai dirumah maka sang ayah bertanya “bagaimana perjalannya nak”, sang anak menjawab “sungguh luar biasa”, sang ayah berkata “ sudahkan kamu melihat betapa miskinnya orang orang hidup?”, sang anak menjawab “ oh tentu saja, saya melihat bahwa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing, kita memiliki lampu taman, tapi mereka mendapatkan lampu dari bintang, kita memiliki kolam renang tapi mereka memiliki sungai yang sangat panjang, kita memiliki tanah sempit yang kita tinggal tapi mereka punya ladang sejauh mereka memandang, kita memiliki satu pembantu tapi mereka memiliki satu sama lain untuk membantu, kita memiliki tembok untuk melindungi mereka tapi mereka memiliki teman untuk melindungi mereka, ayah terimakasih sudah menunjukkan betapa miskinnya kita”.

Manfaat Doa Dalam Setiap Aktifitas

Tanpa kita sadari doa atau ucapan yang berupa harapan bisa menjadi sesuatu yang sangat ampuh dalam melindungi dan menjaga diri sendiri maupun orang lain. Dengan menggunakan doa maka seseorang akan lebih percaya diri dan berharap bahwa tuhan atau Allah akan selalu berpihak pada kita. Doa akan mengubah persepsi kita kerah yang lebih baik, misal saja kita akan mengerjakan ujian Nasional maka kita memerlukan doa agar hati lebih nyaman dan tenang, serta memberikan kekuatan positif dalam mengerjakan soal ujian Nasional tersebut. Jika kita sakit atau salah satu keluarga sakit maka doa menjadi kekuatan dan pengharapan yang sangat besar dibanding dengan uang atau materi lainnya. doa telah mengubah sesuatu yang mustahil menjadi sesuatu  pengharapan yang bisa tercapai.

kekuatan doa

Oleh sebab itu manfaat doa sangatlah penting, berikut ini adalah kisah seorang wanita muslim yang selalu berdoa dalam setiap aktifitasnya, salah satu contoh doa yang paling mudah adalah basmallah. Wanita ini selalu mengerjakan segala sesuatu dengan berdoa, mau masak, mencuci, masuk kama, keluar kamar, masuk rumah, keluar rumah, mau makan, mau membuka pintu, mau bepergian semuanya tidak lepas dari bacaan basmallah. Dibawah bantal tempat tidurnya wanita ini meletakkan uang untuk kebutuhan sehari hari yang diberikan oleh suaminya, setiap kali membuka bantal yang dibawahnya berisi uang ia tidak pernah melalaikan doa. Hingga suatu hari datanglah seorang pencuri, wanita tersebut sedang berada diluar rumah, sehingga tidak tahu jika ada pencuri yang masuk kedalam rumahnya sendiri. pencuri berhasil mengambil uang yang ada dibawah bantal tanpa sepengatuan dari wanita tersebut, hari berganti hingga menjadi bulan. Wanita tersebut belum juga menyadari uangnya telah dicuri.

Hingga suatu hari wanita tersebut memerlukan uang yang disimpan dibawah bantal, ia segera kekamar dan akan mengambil uang yang ada dibawah bantal, tidak lupa mengucapkan basmalah dan berdoa, alhasil atas kekuasaan Allah yang sangat dahsyat, ternyata uang yang tadinya di curi oleh pencuri masih ada dibawah bantal, tersimpan rapi dan tidak hilang sepeserpun. Itulah keajaiban doa. Kisah diatas pastinya merupakan kisah yang luar biasa, tanpa disadari dengan menggunakan basmalah segala sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Maka mulailah sekarang lengkapi aktifitas sehari hari anda dengan doa, dengan begitu anda akan selalu dilindungi oleh Allah SWT. Selain selalu dibawah perlindungannya anda juga akan merasa tenang dan damai, karena dengan doa maka segala sesuatu yang membahayakan bisa teratasi, selain kisah diatas, masih banyak lagi kisah inspirasi lainnya yang bisa anda dapatkan tentang kelebihan dan manfaat pada doa, dengan berdoa maka semua orang memiliki keyakinan dan pengharapan yang tidak dimiliki oleh lainnya.

Ayam Dan Elang

Dibawah ini merupakan kisah yang cukup inspiratif, mengingatkan kita tentang menjaga dan memelihara barang yang kita pinjam, baik barang maupun uang. Untuk meminjam sebuah barang jangan sekali kali anda berfikir “ah ini barang bukan milikku kok” dan anda meminjamnya tanpa kehati hatian, sedangkan meminjam atau hutang uang ini juga lebih berbahaya, apalagi jika hutang yang anda pinjam lupa dan tidak sempat anda kembalikan hingga ajal tiba. Apapu milik orang lain, anda harus menjaganya dengan benar, sehingga ketika anda mengembalikan kepada pemiliknyan mereka akan senang karena barangnya di rawat dengan baik.

elang dan ayam

Berikut ini merupakan kisah yang sering anda dengar, namun sangat menyenangkan jika kita ulas agar kita selalu mengingat bahwa menjaga barang milik orang lain yang kita pinjami adalah sebuah keharusan atau kewajiban. Pada suatu hari seekor ayam betina dan anak anaknya sedang mencari makanan di hutan, iya melihat elang yang sedang terbang kesana kesini, ayam merasa iri hingga akhirnya bertanya kepada sang elang “elang, kenapa kamu bisa terbang? Sedangkan aku tidak bisa, aku ingin sekali terbang seperti kamu”, sang elang menjawab” hai ayam, aku memiliki jarum ajaib yang bisa menjahit sayapmu agar kami bisa terbang, aku pinjami, biar nanti kita bisa cari makan bersama sama”, dan akhirnya ayampun mendapatkan pinjaman jarum dari si elang, ayam sangat bergembira, ia segera menjahit sayapnya dengan menggunakan jarum ajaib tersebut, ketika baru sampai setengah jehitan, ayam mencoba sayapnya untuk terbang, iya bisa terbang namun belum terlalu tinggi, hal ini tetap membuatnya sangat bahagia hingga lupa meletakkan jarum ajaibnya.

Ayam cukup bingung, mencari kesana kemari agar jarumnya segera ketemu, ayam bahkan mengerahkan teman temannya untuk mencari jarum dan mematuki tanah agar menemukan jarum, hingga esoknya elang datang lagi, “ bagaimana ayam, apakah kau sudah bisa terbang?, dimana jarumku”ayam menjawab “ kita janji bertemu esok hari elang, dan sayapku juga belum jadi semua”. Akhirnya elangpun terbang lagi meninggalkan ayam, dan esok harinya ayam masih mencari jarum ajaib dari elang yang hilang, namun belum ada tanda tanda keberadaan jarum tersebut. Hingga akhirnya elangpun datang, betapa marahnya elang mengetahui jarum ajaibnya telah hilang, bahkan elang berkata bahwa mulai sekarang ia akan memangsa anak anak ayam dan keturunannya jika jaru ajaib tetap tidak ditemukan. Maka tidak heran jika sampai saat ini ayam selalu mematuk matuk tanah, dan elang selalu memangsa anak ayam yang masih kecil, hal ini akibat dari perbuatan ayam yang menghilangkan jarum aiab tersebut. Dengan adanya kisah ini maka bisa di ambil pelajaran, bahwasanya jika kita meminjam sesuatu harus dijaga dan dirawat kemudian dikembalikan dengan benar.

Kisah Inspiratif Uwais Al Qorni

Ibu merupakan orang yang wajib kita hormati, berikut ini adalah cerita tentang seorang yang sangat menyayangi dan patuh kepada ibundanya. Seorang pemuda bernama Uwais Al Qorni hidup di wilayah Yaman, dia hidup berdua dengan ibunya, sehari hari bekerja sebagai penggembala domba, orang orang sekitar menganggap bahwa Uwais Al Qorni adalah orang fakir miskin yang sangat biasa. pada suatu hari Uwai mendengar keinginan ibunya untuk beribadah ke Makkah, namun Uwais berfikir bahwa untuk pergi ke Makkah membutuhkan unta dan bekal selama diperjalanan, sedangkan ia benar benar miskin, akhirnya Uwais membeli seekor domba, domba tersebut bukan untuk di naiki ke Makkah, namun domba tersebut sebagai bentuk latian, setiap pagi Uwais menggendong domba naik dan turun bukit, hingga berbulan bulan domba tersebut akhirnya tumbuh besar, namun rasa berat menggndong domba tidak lagi dirasakannya, yang ada ototnya semakin kuat.

uwais al qorny

Uwais berlatih menggendong domba agar ia mampu menggendong ibunya sampai di Makkah dan melaksanakan ibadah langsung dihadapan Allah, ibunya sangat gembira dan bersyukur atas apa yang dilakukan oleh Uwais, hingga akhirnya mereka berdua berangkat ke Makkah, barulah orang orang zaman sadar apa yang dilakukan oleh Uwais ini. Uwais kembali lagi ke Yaman, dan suatu hari, Uwais ingin sekali berjumpa dengan rosulullah, ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi ke Makkah, namun sebelum pergi ia menyiapkan segala sesuatu yang nantinya akan digunakan oleh ibunya, dan menitipkan ibunya kepada tetangga, sebelum berangkat sang ibu berkata ketika sudah sampai maka lekaslah pulang. Uwais pergi ke Madinah, ia langsung kerumah rosulullah, namun sayang rosulullah sedang pergi perang, didalam rumah hanya ada Siti Aisyah, Uwais bingung apakah ia akan menunggu atau langsung pulang, apalagi ia teringat dengan pesan dari ibunya, jika sudah sampai maka lekaslah pulang, akhirnya Uwais pulang ke Yaman.

Rosulullah pulang dan beliau mendapatkan pesan bahwa telah datang seseorang dari Yaman, namun karena ia memiliki ibu yang sudah tua dan lumpuh maka ia kembali ke Yaman, mendengar hal tersebut maka Rosulullah juga menceritakan kepada sahabat Umar bin Khotob dan Ali Bin Abi Thalib bahwasanya orang tersebut yang bernama Uwais Al Qarni bukanlah makhluk bumi, namun makhluk langit, ciri cirinya bisa dilihat dari telapak tangannya yang berwarna putih, hal ini merupakan bekas dari penyakit Uwais sebelumnya, jika bertemu mintalah doa kepadanya, karena doa yang diucapkannya akan terkabul. Dan ketika rosulullah telah wafat dan digantikan kekhalifahannya oleh sahabat sahabatnya maka setiap kali ada rombongan yang datang dari Yaman maka sahabat Ali dan Umar selalu bertanya apakah seseorang bernama Uwais ikut bersama mereka, hingga suatu hari Ali dan Umar bertemu dengan Uwais dan meminta doa kepadanya, ketika Uwais wafat banyak sekali orang yang datang melayat dan mengurus jenazahnya, hingga orang orang Yaman heran, mereka baru tahu ternyata seseorang yang dikenal sangat miskin merupakan kekasih Allah.

Keteladanan Seorang Pemimpin

Banyak dari kita berfikir bahwa menjadi seorang pemimpin merupakan kebanggaan yang sangat besar, baik untuk dirinya sendiri, keluarganya, teman temannya, lembaganya, dan orang orang yang dikenalnya. Selain bangga, banyak juga masyarakat beranggapan bahwa gaji yang diterimanya sangatlah besar, sehingga bisa untuk hidup senang dan sangat bercukupan, namun taukah anda bahwa menjadi pemimpin merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa berat, kebahagian sebuah negara atau lembaganya ada dipundak mereka, jika ada sesuatu yang keliru atau keselahan dalam lembaga atau negaranya maka pemimpin yang akan disalahkan pertama kali. Sungguh dibalik derajatnya yang cukup tinggi namun menyimpan resiko yang sangat besar. Ada salah satu pemimpin yang dikenal dengan nama khalifah, beliau salah satu khulafaurrasyidin, yaitu khalifah Umar bin Khotob, terkenal dengan kepemimpinan yang selalu memperhatikan rakyatnya.

kepemimpinan

Khulafaurrasyidin Umar bin Khottob merupakan khalifah yang patut diteladani oleh semua pemimpin yang ada didunia ini, beliau merupakan pemimpin yang selalu mencemaskan rakyatnya. Diceritakan bahwa pada masa Umar krisis melanda Madinah dan kota kota islam lainnya yang ada di sekitar Madinah. Banyak orang muslim yang menjadi miskin karena krisis yang melanda, Umar merasa bahwa musibah tersebut menjadi tanggung jawabnya. Pada suatu hari Umar memerintahkan kepada petugas untuk menyembelih unta dan membagikannya kepada penduduk. Dan ketika waktu makan tiba Umar melihat bahwa dipiringnya telah tersedia daging unta yang paling lezat, Umar bertanya kepada petugas apa dan dari mana ini, maka petugas menjawab bahwa daging unta tersebut merupakan daging yang baru saja disembelih, umar menolak dan meminta petugas mengambilkan roti untuk di santap.

Khalifah Umar merasa bahwa penderitaan yang dialami oleh rakyat juga merupakan penderitaan yang dialaminya juga, dan pada suatu hari ketika malam tiba, Umar sering patroli dan berjalan sendiri  untuk mengetahui keadaan rakyatnya, maka ketika beliau sedang mengecek terlihat rumah yang masih menyalakan lampunya, didalamnya terdengar anak kecil yang menangis dan merintih meminta makan, anak kecil tersebut meminta makan kepada ibunya, namun ibunya hanya bisa berucap bahwa makanan yang sedang di rebus belum juga matang, padahal didalam panci yang digunakan untuk merebus terdapat batu bukan makanan. Mendengar hal tersebut maka seketika Umar berlari kerumah dan memanggul makanan yang ada dikarung, beliau tidak didampingi oleh petugas, beliau melakukannya sendiri, dan akhirnya keluarga tersebut bisa makan makanan. Khalifah Umar pernah berucap “ kalau rakyatku kelaparan, aku ingin orang pertama yang merasakannya, kalau rakyatnya kekenyangan aku ingin orangterakhir yang memakannya” alangkah luhurnya Umar menjadi seorang pemimpin. Kepemimpinan Umar bin Khatap harusnya patut dijadikan teladan bagi semua orang khususnya para pemimpin negara atau lembaga, namun anda juga harus mencobanya juga untuk menjadi pemimpin diri sendiri.

Jauhi Prasangka Buruk, Jika Tidak Mau Cemas

Penyakit hati banyak macam dan bentuknya,mulai dari iri hati, dendam, hingga khusnudon atau berprasangka buruk. Setiap orang mungkin pernah mengalaminya, namun mereka tidak sadar bahwa hal tersebut akan menjadikannya hati yang keras. Kecemasan dan kehawatiran akan selalu menghantui dirinya sendiri. Untuk menghilangkan hal tersebut banyak banyaklah berdzikir kepada Allah serta intropeksi diri terhadap segala Sesuatu yang anda lakukan. Ada sebuah kisah yang menceritakan tentang prasangka, prasangka baik sangat bagus untuk dilakukan, namun sangat sulit diteapkan, dan kebanyakan orang lebih mudah ber prasangka jelek atau dikenal dengan khusnudon. Cerita ini merupakan cerita yang terjadi antara sepasang suami istri.

kecemasan

Pada suatu hari ada sepasang suami istri yang sudah lama menikah, minggu depan adalah hari pernikahan mereka yang ke 10. Dan telah dikaruniai seorang anak yang berumur 8 tahun. walaupun sudah menikah cukup lama keromantisan yang diberikan suami kepada istri tidak pernah luntur. Suami masih sama memperlakukan istrinya sejak mulai pengantin baru hingga umur mereka 10 tahun. Seperti wanita umumnya, dan seperti tahun tahun sebelumnya wanita atau istri tersebut hanya akan diam dan tidak memberitahukan kepada suaminya minggu depan merupakan ulang tahun pernikahannya. Istri berharap bahwa suaminya akan tahu dan mengingatnya sendiri. Hingga dua hari sebelum ulang tahun pernikahan tiba, suami mendapatkan kabar bahwa dirinya ditugaskan keluar kota untuk urusan kantor. Maka berangkatlah suami tersebut keluar kota, dan mau tidak mau istri menerimanya dengan lapang.

Hingga hari yang ditunggu akhirnya tiba juga, sang istri menunggu kabar sang suami hingga larut malam, namun sang suami sama sekali tidak ada kabar, hingga akhirnya sang istri menelephon, namun tidak ada yang mengangkat telephon tersebut padahal aktif. Akhirnya sang istri berprasangka bermacam macam, sang istri mengirim sms dengan bunyi “kenapa kau mengabaikanku, apakah kau bertemu dengan wanita lain disana, hingga kau tidak ingat hari pernikahanmu”, namun tidak ada jawaban sama sekali, sang istri bertambah dan marah, hingga akhirnya esok harinya sang istri pergi ke luar kota ketempat sang suami bertugas.

Sesampainya ditempat yang dituju sang istri tidak melihat penampakan dari sang suami, dan akhirnya si istri mengirim pesan lagi “dimana? Kenapa menghindariku seperti ini, apakah kau sedang bersenang senang dengan wanita lain?”, dan datanglah seorang bapak bapak mengatakan bahwa suami yang sedang dicari berada di rumah sakit, akhirnya mereka ke rumah sakit dan sang istri mendapati suaminya terluka parah disana, seseorang datang dengan membawakan bunga dan hadiah lainnya, orang tersebut berkata bahwa ini milik sang istri, sang istri membukanya dan mendapati sebuah surat cinta dari sang suami, diketahui bahwa sang suami pada hari ulang tahun pernikahan mereka sang suami akan pulang kerumah, namun naas di perjalanan mengalami kecelakaan, sedangkan handphonenya telah diambil orang yang memanfaatkan keadaan tersebut.

Jadilah Telinga Dan Mata Hati Yang Lebar Dan Tajam

Melihat rupa orang lain lebih mudah dibanding melihat rupa diri sendiri, harus ada media untuk melihat rupa diri sendiri, contohnya dengan menggunakan cermin. Begitu juga dengan melihat kejelekan orang lain lebih mudah daripada melihat kejelekan diri sendiri. wahai orang orang mulailah sekarang anda harus lebih jeli terhadap segala sesuatu yang anda lakukan, cobalah untuk selalu berkaca dan intropeksi apakah selama ini yang anda lakukan benar atau buruk sebelum menjudge orang lain. Cobalah untuk memposisikan diri anda jika anda yang menjadi korban orang orang yang tidak tahu kebenarannya secara utuh.

mata hati

Tanpa disadari manusia sangat senang jika orang lain mengalami kesusahan, iri hati ketika orang lain merasa kebahagiaan. Mulailah hilangkan sifat tersebut, sebelum ajal datang dan penyesalan anda alami. Jika anda mendapatkan suatu kabar yang belum tentu benar maka jangan langsung menerima begitu saja, tunggu kabar tersebut secara keseluruhan dan secara benar. Karena bisa jadi kabar setengah akan membuat seseorang terhakimi. Tidak hanya seseorang, tapi keluarga, teman temannya, organisasinya, lembaganya  atau bahkan negaranya akan merasa terhakimi dan tercemar. Jangan hanya karena kabar setengah anda mengeluarkan umpatan dan kritikan yang tidak pantas anda ucapkan, hanya akan memperlihatkan betapa bobroknya anda lebih parah dari kabar yang belum benar tersebut.

Di zaman teknologi modern ini telah banyak sosial media yang muncul, orang orang tanpa batasan mengucapkan, menghina, mencomooh, mengkritik dengan mudahnya, tanpa tahu kebenaran yang sebenarnya. Jadilah pribadi yang santun, yang malu dan takut kepada tuhannya dan menghormati manusia. Contoh mudahnya jika seorang pembantu atau pekerja rumah tangga yang sedang melakukan tugasnya sehari hari kemudian datang majikannya dan melakukan tindakan yang tidak baik kepada pembantu tersebut, kemudian pembantu harus melindungi dirinya sendiri dengan cara memukul majikan, sedangkan disisi lain ada seseorang yang memfoto pembantu tersebut memukul majikan tersebut dan diungguh di media sosial tanpa adanya keterangan, maka dilihat dari foto tersebut siapakah yang salah, maka yang salah adalah pembantu, karena memukul majikan. Sedangkan kebenaran atau kenyataanya pembantu hanya ingin melindungi dirinya sendiri karena ulah majikan. Itu hanya contoh kecil saja yang ada disekitar kita.

Janganlah menyimpulkan sesuatu dilihat dari satu sisi saja, namun anda harus mengetahui seluruh alur yang ada, jangan mendengar cerita hanya sepotong saja, namun anda harus mendengar seluruhnya dan kebenarannya. Janganlah terpancing dengan seseorang yang suka mengadu domba, jika anda ingin mengetahui perilaku atau akhlak seseorang secara utuh, maka ajaklah mereka bepergian, ketika anda melakukan perjalanan maka akan tampak perilaku asli mereka, dengan begitu anda mengetahui apakah orang tersebut salah atau benar. Anda akan mengetahui seseorang dengan cara penilaian melalui hati.