Mensyukuri Gaji Dengan Lapang Dada

Tidak ada komentar 51 views

Apapun pilihan pekerjaan seseorang, pastilah gaji atau pendapatan yang menjadi alasan utamanya. Sesungguhnya tidak ada alasan bekerja seperti hanya membutuhkan kesibukkan, hanya hobi, atau hanya ingin beraktivitas saja, karena pastilah tambahan pendapatan yang dicari. Untuk orang yang sedang merintis atau berjuang dari bawah, sering kali mendapatkan perasaan iri pada orang lain yang dengan mudah meraup untung atau mendapatkan pendapatan yang tinggi. Untuk orang yang sedang merangkak, sering kali ada perasaan mengeluh karena kerja kerasnya dirasa kurang diapresiasi dan menerima gaji yang tidak seberapa. Wajarkah? Tentu saja ini adalah perasaan yang wajar. Hanya saja, masing masing akan menyikapi perasaan ini dengan 2 hal yang berbeda. Yang satu hanya sampai meratapi kekecewaan, dan yang satu lagi dijadikan cambuk untuk terus melangkah mengejar karir atau prestasi yang lebih baik.

mensyukuri gaji

Berjuang, mengatur ulang rencana, dan mencari celah untuk merangkak naik tentu jauh lebih baik daripada berdiam diri dan meratapi keadaan yang tidak baik. Karena kemenangan dan kesuksesan itu diraih, maka usahakanlah meraihnya dengan kerja keras dan selalu berusaha menikmati kehidupan. Ya, dua hal inilah yang harus dilakukan oleh orang belum mendapatkan gaji yang diinginkan. Yang pertama, selalu bekerja keras. Jika anda seorang karyawan, bawaha, atau juga seorang pebisnis pemula, maka teruslah melangkah sesuai jalur yang akan menuju pada tujuan hidup anda. Pelajari tantangan karir anda yang ada di depan, agar bisa merencanakan strategi yang terbaik untuk ditempuh. Misalnya, jika anda seorang karyawan maka pelajarilah bagaimana senior anda meraih jabatan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Milikilah ketrampilan untuk dekat dengan banyak orang, karena ada banyak ilmu yang akan di dapat.

Gaji yang belum sesuai dengan harapan pun harus disikapi dengan perasaan lapang dada. Apa maksudnya? Penjelasan singkatnya adalah selalu menerima. Dengan kita selalu berusaha menerima keadaan dan terus mengusahakan perubahan ke keadaan yang lebih baik, maka kita akan mendapatkan hati yang tenang dan kehidupan yang layak. Bekerjalah minimal sesuai dengan aturan atau porsi dan jangan mengurangi kewajiban. Misalnya, gaji anda 3 juta rupiah maka bekerjalah sesuai dengan kewajiban anda yang senilai dengan 3 juta rupiah itu. Lalu, sadarlah bahwa kenikmatan gaji yang anda terima itu bukan hanya uang. Saat sedang bekerja atau mencari nafkah, ada gaji non materi seperti contoh mudahnya adalah kesehatan. Bayangkan saja, ketika anda dalam keadaan harus mencari uang tetapi anda terkena sakit, maka gaji 3 juta yang anda dapatkan tadi bisa berkurang dan bahkan habis hanya untuk memulihkan kesehatan. Selain itu semua, atur juga pengeluaran anda dengan tidak mengikuti gaya hidup orang lain. Berhentilah untuk meninggikan gengsi, dan berusaha untuk tampil apa adanya.