Arsip Tag: kisah elang dan ayam

Ayam Dan Elang

Dibawah ini merupakan kisah yang cukup inspiratif, mengingatkan kita tentang menjaga dan memelihara barang yang kita pinjam, baik barang maupun uang. Untuk meminjam sebuah barang jangan sekali kali anda berfikir “ah ini barang bukan milikku kok” dan anda meminjamnya tanpa kehati hatian, sedangkan meminjam atau hutang uang ini juga lebih berbahaya, apalagi jika hutang yang anda pinjam lupa dan tidak sempat anda kembalikan hingga ajal tiba. Apapu milik orang lain, anda harus menjaganya dengan benar, sehingga ketika anda mengembalikan kepada pemiliknyan mereka akan senang karena barangnya di rawat dengan baik.

elang dan ayam

Berikut ini merupakan kisah yang sering anda dengar, namun sangat menyenangkan jika kita ulas agar kita selalu mengingat bahwa menjaga barang milik orang lain yang kita pinjami adalah sebuah keharusan atau kewajiban. Pada suatu hari seekor ayam betina dan anak anaknya sedang mencari makanan di hutan, iya melihat elang yang sedang terbang kesana kesini, ayam merasa iri hingga akhirnya bertanya kepada sang elang “elang, kenapa kamu bisa terbang? Sedangkan aku tidak bisa, aku ingin sekali terbang seperti kamu”, sang elang menjawab” hai ayam, aku memiliki jarum ajaib yang bisa menjahit sayapmu agar kami bisa terbang, aku pinjami, biar nanti kita bisa cari makan bersama sama”, dan akhirnya ayampun mendapatkan pinjaman jarum dari si elang, ayam sangat bergembira, ia segera menjahit sayapnya dengan menggunakan jarum ajaib tersebut, ketika baru sampai setengah jehitan, ayam mencoba sayapnya untuk terbang, iya bisa terbang namun belum terlalu tinggi, hal ini tetap membuatnya sangat bahagia hingga lupa meletakkan jarum ajaibnya.

Ayam cukup bingung, mencari kesana kemari agar jarumnya segera ketemu, ayam bahkan mengerahkan teman temannya untuk mencari jarum dan mematuki tanah agar menemukan jarum, hingga esoknya elang datang lagi, “ bagaimana ayam, apakah kau sudah bisa terbang?, dimana jarumku”ayam menjawab “ kita janji bertemu esok hari elang, dan sayapku juga belum jadi semua”. Akhirnya elangpun terbang lagi meninggalkan ayam, dan esok harinya ayam masih mencari jarum ajaib dari elang yang hilang, namun belum ada tanda tanda keberadaan jarum tersebut. Hingga akhirnya elangpun datang, betapa marahnya elang mengetahui jarum ajaibnya telah hilang, bahkan elang berkata bahwa mulai sekarang ia akan memangsa anak anak ayam dan keturunannya jika jaru ajaib tetap tidak ditemukan. Maka tidak heran jika sampai saat ini ayam selalu mematuk matuk tanah, dan elang selalu memangsa anak ayam yang masih kecil, hal ini akibat dari perbuatan ayam yang menghilangkan jarum aiab tersebut. Dengan adanya kisah ini maka bisa di ambil pelajaran, bahwasanya jika kita meminjam sesuatu harus dijaga dan dirawat kemudian dikembalikan dengan benar.