Tinggalkan Rasa Malas, Mulailah Manfaatkah Waktu Yang Dimiliki

Tidak ada komentar 65 views

Setiap hari kita memiliki 24 jam dan hanya dipotong 6 atau 8 jam saja untuk tidur. Masihkan kita hanya hidup begitu begitu saja? Apapun kesibukkan anda baik anda yang masih menuntut ilmu di sekolah, sudah bekerja, atau hanya menjadi ibu rumah tangga, pasti masih ada waktu yang bisa dimanfaatkan untuk hal hal yang lebih bermanfaat. Waktu yang  terus berputar ini sudah seharusnya diatur dengan baik agar tidak lewat begitu saja. Jika tidak, penyesalan akan muncul di kemudian.

rasa malas

Waktu yang masih luang dari kewajiban aktivitas setiap hari, bisa kita gunakan untuk beberapa aktivitas positif. Misalnya saja berolah raga. Siapa bilang sakit tidak bisa datang sewaktu waktu? Tidak ada jaminan sekarang anda sehat dan esok pasti akan selalu sehat. Kebanyakan orang hanya terbelenggu rasa malas untuk memulai hidup sehat dan biasa berolah raga. Padahal, olah raga setidaknya bisa memberikan jaminan untuk tubuh yang sehat. Waktu yang sempit pun bisa tetap digunakan untuk olah raga, misalnya saja lari pagi sebelum berangkat beraktivitas. Walau terlihat sederhana, tetapi meninggalkan rasa malas di pagi hari dengan lari pagi ini memberikan dampak kesehatan yang sangat banyak dan juga pikiran yang fresh. Dengan badan yang sehat, anda akan lebih mendapatkan hidup yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan.

Rasa malas yang membelenggu juga akan membuat kualitas diri kita tidak naik. Ya, dengan meninggalkan rasa malas kita bisa melakukan aktivitas yang membuat kita naik kelas. Misalnya saja, mengikuti seminar di akhir pekan. Dengan mengikuti seminar, kita akan mendapatkan wawasan dan ilmu baru yang akan memperkaya otak kita. Selain itu, bisa juga digunakan untuk pelatihan menambah keterampilan seperti les memasak misalnya. Jika kita jago memasak, maka bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan keluarga yang lebih harmonis akan betah makan di rumah.

Rasa malas yang dipelihara terus menerus akan menjadi karakter yang buruk pada diri kita. Dampaknya, berbagai kesempatan untuk membuat kualitas hidup bertambah akan terbuang sia sia. Misalnya,  jika kita ingin hidup yang lebih kaya, bisa saja kita mencari pekerjaan tambahan yang tidak banyak membutuhkan tenaga dan tidak menyita waktu. Yang jelas secara logika, ketika penghasilan bertambah maka hidup yang lebih layak akan semakin mungkin diwujudkan. Tetapi jika rasa malaslah yang lebih anda perlihara, anda hanya akan mendapatkan hidup yang begitu begitu saja. Tidak ada peningkatan, dan terasa membosankan. Rasa bosan yang muncul bisa berkembang menjadi stres  dan frustasi. Dan terus akan berkembang menjadi hidup yang tidak mengesankan. Maka dari itu, hilangkanlah mulai sekarang rasa malas yang sering muncul. Biasakan untuk menekan kerja tubuh anda hingga batas optimal, agar waktu yang kita miliki tidak terbuang sia sisa.