Anak Tangga Cinta

Anak Tangga Cinta Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad. Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam

Mencegah Limbah Plastik Dipakai Kembali

Mencegah Limbah Plastik Dipakai Kembali Plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern saat ini dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik. Bagi segelintir orang menjadi mata pencarian, dengan mengumpulkan satu demi satu

Petani yang Bersyukur

Petani yang Bersyukur Ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah. Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yg sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-teman nya menyayangkan & mengejek dia karna tdk menjual kudanya itu. Keesokan hari nya, kuda itu hilang

Liliyana Natsir

Liliyana Natsir Liliyana Natsir merupakan juara bertahan Indonesia Open. Pada edisi 2017, pasangan peringkat ketiga dunia itu menjadi juara setelah mengalahkan ganda campuran China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 22-20, 21-15. Baca juga: Menteri Susi si pemberantas ilegal fishing Liliyana Natsir memang telah berkali-kali mengutarakan keinginananya untuk mengakhrii karir sebagai pemain dan mencoba bidang lainnya. Berjanji

Hemat Anak Jaman Now

Hemat Anak Jaman Now Anak jaman now memiliki gaya hidup yang serba kekinian mulai dari fashion, tempat hangout, dan lain-lainnya yang telah menjadi lifestyle. Hal tersebut memberikan tekanan secara tidak langsung agar mereka dapat mengikuti tren, sehingga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit ketika mengikuti arus. Baca juga : Mengejar Kebahagiaan Anak zaman now tetap bisa hemat,

Marah membuat gila

Marah membuat gila Suatu hari Buddha sedang berjalan melalui sebuah desa. Seorang pria muda yang sangat marah dan kasar, datang dan mulai menghina Buddha. “Anda tidak memiliki hak untuk mengajar orang lain,” teriak priamuda itu. “Anda sama bodohnya dengan orang lain. Anda pembohong.” Buddha tidak marah atas penghinaan itu. Sebaliknya, ia meminta pemuda itu dengan

Piring Kayu

Piring Kayu Seorang kakek tua tinggal bersama anak laki-lakinya, seorang menantu, dan cucunya yang masih berusia 4 tahun. Karena tangannya sudah gemetaran, kakek tua itu sering kesulitan apabila sedang makan. Kadang-kadang dia menjatuhkan sayuran, menumpahkan minuman, atau menjatuhkan piring. Anak laki-laki dan menantunya menjadi jengkel. “Kita harus berbuat sesuatu,” kata si anak. “Aku sudah tidak

Read More

Semut dan Lalat

Semut dan Lalat Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat. “Saya bosan dengan sampah-sampah

Mengejar Kebahagiaan

Mengejar Kebahagiaan Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian. “Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ. Anak muda itu menoleh sambil berkata.

Si Bungkuk dan Si Panjang

Si Bungkuk dan Si Panjang Hatta maka berapa lamanya Mashudulhak pun besarlah. Kalakian maka bertambah-tambah cerdiknya dan akalnya itu. Maka pada suatu hari adalah dua orang laki-istri berjalan. Maka sampailah ia kepada suatu sungai. Maka dicaharinya perahu hendak menyeberang, tiada dapat perahu itu. Maka ditantinya kalau-kalau ada orang lalu berperahu. Itu pun tiada juga ada